by

Gejala Pilek Yang Dapat Membahayakan Si Bayi

Sebagian orang menganggap pilek bukanlah suatu penyakit atau kondisi yang serius sehingga tidak perlu repot untuk mencari cara untuk mengatasi. Meski telah banyak obat pilek dari dewasa hingga obat pilek untuk bayi yang aman, banyak orang memilih mengabaikannya dan menganggap pilek akan sembuh dengan sendirinya.

Jika memang sudah parah, beberapa orang memilih obat pilek ampuh yang tidak ngantuk sehingga tidak terdapat efek kantuk yang bisa mengganggu pekerjaan. Namun, agaknya hal tersebut tidak dapat disamakan dengan bayi. Sebagai manusia yang baru lahir, tubuh bayi masih harus banyak menyesuaikan dengan lingkungan sekitar termasuk ketahanannya terhadap banyak virus, maka tidak heran kalau bayi juga dapat terserang penyakit salah satunya pilek.

Jika pada orang dewasa pilek seringkali diremehkan, pilek pada bayi justru perlu diwaspadai. Terlebih jika terdapat beberapa gejala yang dapat mengindikasi bayi terkena penyakit serius atau malah justru terkena komplikasi lantaran tidak kuat menahan sakit. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya ibu mengenali gejala pilek apa saja yang dapat membahayakan bayi.

  1. Suhu lebih dari 38 derajat celcius
  2. Bayi kesulitan bernapas

Gejala ini dapat dilihat dari nafas bayi, apakah normal atau tidak. Dengan diperhatikan ketukan nafasnya serta tidak adanya bunyi yang aneh seperti mengi. Nafas bayi yang normal tentu tidak membuat bayi terganggu, apabila ibu melihat kulit sekitar sela iga bayi tertarik ketika bernafas, maka ibu perlu curiga.

  1. Kulit bayi berubah warna

Perubahan warna pada kulit juga dapat mengindikasi adanya ketidaknormalan pada kondisi bayi. Jika bayi pucat segeralah bawa ke dokter untuk mengetahui penyebab lebih lanjut.

  1. Bayi Menangis Tidak Henti

Tanpa bahwa ada masalah pada bayi adalah bayi terus menerus menangis. Ibu perlu waspada apabila bayi menangis sampai tertidur, kemudian terlihat lesu dan tidak banyak merespon termasuk untuk menetek.

Jika Ibu menemukan beberapa gejala di atas, ada baiknya ibu segera membawa bayi ke dokter agar dapat diketahui penyebabnya.

News Feed